Yo,
Malaaam teman, sebenarnya saya mau nulis dari kemarin tapi selau lupa. Untung curhatan saya yang kemarin belum kelupaan. Hehe! Ehem, pertama-tama kita berdoa dulu buat teman-teman kita di Jawa : Semoga ditabahkan dan dikuatkan hatinya oleh Allah SWT. Amin.
Baiklah, saya mau curhat lagi tentang kekagetan saya pas ditunjuk jadi guru bahasa Indonesia Kamis depan :O. Ya, Kamis depan..dan itu tidak lama lagi. Apalagi guru pembimbing saya bilang siap tidak siap HARUS jadi. HOAAAAAH.. Kau tahu? naik di depan kelas adalah salah satu hal yang paling saya benci. Kenapa? karena saya gampang keringat dingin dan sangaaaat pemalu. Yah, walopun hanya mereka sih. Tapi tetap saja! karna sudah jadi kebiasaan. Belum lagi kalau banyak pertanyaan yag susaah. huaaah lengkap sudah neraka saya adalah hari Senin, Rabu dan KAMIS! Tapi, marilah teman, jika ada sesuatu yang menimpamu yang tak kau suka lihatlah positifnya mungkin akan lebih ringan. Tanam dalam hati kalian, "Saya bisa maka berhasillah". Wow. Hei Bung, barusan itu adalah "sisi terang" saya. Hehe! Jangan salah Bung, begini-begini saya masih bisa jadi motivator teman-teman lhoo. Yaah, walaupun saya sebenarnya yang lebih diberi motivasi (-______-). Modul atau buku panduan untuk anak ke;as satu di sekolah saya, ng persisnya modul Bahasa Indonesia sudah ada di pangkuan saya. Tapi, melihatnya pun saya sudah malas. Sekarang modul saya itu suah ada di belakang saya. Mungkin akan saya cuek terus. Tapi mungkin juga tidak. Penjelasan, Hafalan se-bab (ini Bahasa Indonesia lhoo jadi bisa saja se-bab itu seperti dua bab), pertanyaan-pertanyaan susah!. Oh NO !! Hal itulah yang paling saya tidak harapkan. Tapi yang saya bisa lihat dari sisi positifnya mungkin hanya dikenal sama guru pembimbing. Oh, mungkin juga saya bisa lulus dalam ulangan harian berikutnya yang menyangkut dengan hal yang akan saya bahas nanti. Hoho. Bisa! BISA!
Doakan saya, Kawan. \(^o^\)
-Anita, di suatu tempat.